Abdi Suara | MEDAN – Kolaborasi strategis antara Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Sumatera Utara dan Pelangi Sumut kembali menghadirkan event kreatif dan membumi. Melalui tajuk “Road to Forprovsu 2026”, keduanya akan menggelar Festival Layang-Layang Piala Gubernur Sumatera Utara pada 9–10 Mei 2026, bertempat di Lapangan Sirkuit Pancing, Komplek Dispora Sumut.
Mengusung tema “Berkolaborasi Berbudaya”, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan antara olahraga rekreasi, pelestarian budaya, serta penguatan kebersamaan masyarakat lintas usia.
Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M., turut memberikan dukungan terhadap kegiatan ini sebagai bagian dari upaya membangkitkan potensi budaya lokal sekaligus mendorong geliat ekonomi kreatif berbasis masyarakat.
Festival ini terbuka untuk umum dengan pendaftaran gratis, sehingga diharapkan mampu menjangkau partisipasi luas dari masyarakat, komunitas, hingga pelaku kreatif. Selain menjadi ajang hiburan dan silaturahmi, peserta juga berkesempatan meraih uang pembinaan, trophy juara, serta sertifikat penghargaan.
Ketua Umum KORMI Sumatera Utara, M. Adnan Daffasya Sinik, S.H., menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah nyata dalam membangun semangat olahraga masyarakat berbasis budaya.
“Festival layang-layang ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi bagian dari upaya kita menghidupkan kembali nilai-nilai tradisi yang sarat makna kebersamaan dan kreativitas. KORMI Sumut berkomitmen mendorong kegiatan positif seperti ini sebagai wadah pemersatu masyarakat sekaligus persiapan menuju FORPROVSU 2026,” ujarnya.
Ketua panitia dari Pelangi Sumut menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga gerakan kolektif untuk menghidupkan kembali permainan tradisional yang sarat nilai edukasi dan kebersamaan.
“Layang-layang bukan hanya permainan, tapi simbol kreativitas, kesabaran, dan semangat kolaborasi. Melalui festival ini, kami ingin menghadirkan ruang positif bagi masyarakat sekaligus memperkuat identitas budaya lokal,” ujarnya.
Sementara itu, KORMI Sumut melihat festival ini sebagai bagian dari pemanasan menuju FORPROVSU 2026, sekaligus mendorong olahraga masyarakat semakin dekat dengan budaya lokal.
Dengan konsep yang meriah, melibatkan berbagai komunitas, serta dukungan lintas sektor, Festival Layang-Layang ini diprediksi akan menjadi salah satu agenda budaya dan olahraga masyarakat terbesar di Sumatera Utara tahun ini.
Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi atau mendapatkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi panitia melalui kontak yang telah disediakan atau mengikuti akun resmi @pelangi_sumutofficial.




