abdisuara.com,DELI SERDANG- Pembangunan masjid yang terletak di persimpangan Gang Sugeng, Jalan Pendidikan, Dusun 9, Desa Sei Rotan, akhirnya kembali menggeliat. Setelah sempat terbengkalai selama sekitar enam tahun, proses pengerjaan rumah ibadah ini resmi dimulai kembali pada Senin (19/1/2026).
Era Baru di Bawah Kepemimpinan Anyar
Kelanjutan proyek ini didorong oleh terbentuknya struktur kepanitiaan baru yang lebih solid. Dipimpin oleh Bambang Hartono, SH sebagai Ketua Panitia pembangunan Masjid , beserta Nawang (Sekretaris) dan Safrizal Koto (Bendahara), panitia kini mengusung manajemen yang lebih terencana.
Bambang menjelaskan bahwa hambatan dana dan koordinasi internal menjadi pemicu utama mandeknya pembangunan di masa lalu. Kini, selain fokus pada fisik bangunan, langkah ini juga bertujuan untuk menjaga legalitas aset lahan.
“Prioritas kami adalah merampungkan pembangunan ini hingga tuntas. Selain sebagai tempat ibadah, langkah ini penting untuk memitigasi risiko klaim lahan secara sepihak oleh pihak luar,” terang Bambang kepada awak media.
Defri Soldier yang juga dikenal sebagai Komandan Koti Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Deli Serdang, menegaskan komitmennya untuk mengawal proyek ini hingga tuntas.
“Kami bertekad melanjutkan pembangunan ini sampai selesai. Langkah ini juga diambil untuk mengamankan lahan agar tidak terjadi penyerobotan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujar Defri /ditempat terpisah , saat memberikan keterangan kepada awak media .
Mengedepankan Transparansi dan Partisipasi Publik
Belajar dari pengalaman sebelumnya, aspek akuntabilitas menjadi perhatian utama. Bambang menjamin bahwa setiap sumbangan, baik berupa uang maupun material, akan dilaporkan secara terbuka kepada publik.
Saat ini, panitia tengah menggodok nama yang tepat untuk masjid tersebut dan secara terbuka mengundang masyarakat untuk berdonasi. Partisipasi warga dalam bentuk amal jariyah sangat diharapkan guna mempercepat penyelesaian gedung.
Rencana Kerja dan Dampak Sosial
Pembangunan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan ruang ibadah bagi warga Desa Sei Rotan, khususnya di wilayah Kecamatan Percut Sei Tuan yang terus berkembang. Dalam waktu dekat, panitia telah menyusun beberapa langkah strategis:
1. Sterilisasi Lokasi: Membersihkan sisa-sisa bangunan lama dan lahan yang terbengkalai.
2. Inventarisasi Struktur: Melakukan audit terhadap material sisa untuk memastikan kelayakan teknis.
3. Kolaborasi Donatur:
Merangkul tokoh masyarakat serta sektor swasta di Deli Serdang untuk dukungan pendanaan.
Bagi masyarakat yang ingin memberikan kontribusi atau melihat langsung progres pembangunan, panitia menyediakan sekretariat di lokasi proyek. Dengan dimulainya kembali pengerjaan pada awal 2026 ini, diharapkan masjid dapat segera digunakan untuk aktivitas keagamaan dan sosial warga setempat.
(Ah)




